RSS

Healthcare financing in Africa: challenges and strategies

10 Des

Oleh Dr Osasuyi Dirisu

Pengantar

Kenapa kita sebagai dokter harus memikirkan pembiayaan kesehatan, tidak hanya di belakang meja dan mengobati pasien. Pembiayaan kesehatan menjadi penting karena hal ini menentukan memberikan prioritas dalam pembiayaan, memastikan sustainabilitas pelayanan, dan kualitas layanan. Sebagai contoh: seorang pasien yang mengalami transplantasi, lalu kita harus memikirkan siapa yang akan menemani pasien tersebut selama 5 tahun ke depan, apakah ada yang bekerja untuk finansial akses transport untuk control, makan, dll.

Kenapa uang saja tidak cukup?

“More money for health care is a necessary but insufficient condition for better health. Health has never before seen such wealth” (Margaret Chan, Director – WHO).

Sebagai contoh, anda punya uang banyak lalu anda membangun fasilitas yang canggih di pedesaan. Tapi kemudiaan, tidak ada dokter yang mau bekerja di sana. Hal ini menjadi sia sia karena kemudian tidak ada pasien yang mau mengakses. Atau mungkin tetap ada dokterya, tapi alat diagnosis nya tidak sesuai dengan epidemiologi di daerah tersebut. Oleh karena itu, priroritas dalam investasi kesehtan sangat pentign, dan selalu melibatkan masayrakat dalam setiap tahapan proses membangun kesehatan dari assessment, perencanaan, dan pelaksanaan. . Kenapa penting? Sebagai contoh layanan kesehatan dibuka di pagi hari, tapi tidak ada yagn dating, kenapa? Karena ternyata di pagi hari semua orang pergi bekerja di sawah. Oleh karena itu, akhirnya sebagai salah satu solusinya adalah membuat mobile clinic.

Health system

Video recommended to watch: WHO: financing health care

https://www.youtube.com/watch?v=ozcRK688GMs

Ditanyangkan bagaimana anggaran yang terbatas merupakan tantangan yang terus dihadapi. dalam dunia kesehatan akibat tingginya biaya kesehatan,

Kenapa di negara berkembang tidak menggunakan strategi yang sama seperti negara maju menggunakan pajak? Karena di negara bekrembang sangat sedikit pekerja formal yang bis membayar pajak. Dan bagaimana kalau dengan pajak dosa dari rokok dan alcohol? Seringkali terjadi korupsi yang membuat hal tersebut tidak berjalan.

Health workforce, merupakan tantangan ketika merecruit tenaga untuk bekerja di pedesaan. Salah satunya adalah tidak meminta tenaga muda untuk bekerja di rural area, melainkan bidan dan perawat yang sudah pension yang diminta untuk bekerja di rural area, karena mereka sudah memiliki anak yang besar, dan tidak ada tanggungan. Bahkan mereka lebih berpengalaman dalam menangani ketika berada di rural area. Atau, terdapat project di Afrika selatan, ketika terjadi keterbatasan dokter di rural area, mereka membangun klinik tanpa dokter, hanya perawat. Lalu kemudian ketika perawat tidak bisa mendiagnosis, maka mereka bisa telpon melalui teleconference kepada pasien.

Information, memberikan informasi kepada masyarakat tidak hanya bisa membeirkan hal normative melalui leaflet, dll. Tetapi kita harus mengetahui apa yang dipercayai oleh masyarakat. Sebagai contoh kita selalu meminta masyarakat untuk datang ke fasilitas kesehatan untuk perasalinan. Tapi ternyata tidak ada masyarakat yang mau dating. Kenapa? Karena ternayta di daerah tersebut memiliki kepercayaan bahwa jika mereka melahirkan di atas tempat tidur, merkea akan mati. Oleh karena itu akhirnya fasilitas kesheatna melayani persalinana di lantai.

Demography context, negara maju jumalah populasinya hampir sama sejak 1950 hingga 2050, tapi tidak pada negara berkembang. Hal ini juga menjadi tantangan kesehatan di negara berkembang. karena mungkin masih ada kepercayaan untuk tidak ada pembatasan terhadap jumlah anak.

Diskusi scenario: Community based health insurance

Anda diminta oleh kementerian kesehatan melakukan piloting project untuk mengembangkan community based health insurance di dua desa. Kementeiran kesehatan akan mendanai kegiatan tersebut, dan jika berhasil, maka akan dikembangkan lebih lanjut ke daerah lain. Kondisi daerah sebagia berikut: Desa A sebagian besar (80%) bekerja sebagai petani, dan desa B tak jauh dari desa A merupakan komunitas nelayan. Masing-masing desa kira kira jumlah penduduk sekitar 10ribu termasuk anak anak. Jalan yang menghubungkan desa tersebut dan menuju kota sangat buruk sehingga sulit mengakses rumah sakit di kota, atau mengakses obat. Untuk memulai kegiatan tersebut, terdapat hal –hal yang perlu dipikirkan, sebagai berikut:

  • Who will be in your team?
  • Need assessment: what health priority need?
  • Infrastructure, and services
  • How much funding do you need
  • Community issues (adat, kepercayaan)
  • Politic issues di daerah tersbut?
  • Bagaimana rencana aksi ke depan?

Beberapa inovasi dari mahasiswa yang presentasi adalah:

  • Investasi dalam IT karena keterbatasan dokter, dan memastikan komunikasi layanan kesehatan.
  • Investasi infrastruktur dari hasil pertanian dan nelayan
  • Central pool corps: food cooperative, with prices system.
  • Bekerja dengan local village leader, and traditional healer. Hal ini sangat penting karena setiap orang memiliki ego dan kepentingan masing-masing yang harus diakomodasi.
  • Membuka layanan kesehatan sesuai dengan waktu selesai kerja
  • Mengambangkan kuis dan lottery terkait kesehatan untuk funding kesehatan. (ide dari Nigeria)
  • Train local community. Tapi perlu disadari bahwa dalam melatih local community terkadang tidak bisa dengan cara instruksi, melainkan dengan cara bersama-sama berdiskusi dan sedikit demi sedikit memberikan ilmu untuk merubah perilaku.
  • Road access

Healthcare financing

Pembiayaan kesehatan merupakan cara mengumpulkan biaya kesehatan , mengaturnya, dan membeli layanna kesehatan hingga dapat di akses. Akses terdiri dari physical access, dan financial access. Terkadang kita dekat dengan fasilita skesehatan, tapi kita tidak bisa mendapatkan layanan karena tidak dapat membayar.

Tantangan berat di Afrika sebagai contoh adalah ketika negara berkembang sedang menghadapi keterbatasan sumber daya kesehatan, dan sedang mengembangkan system kesehatan, semua hal tersebut menjadi hancur ketika muncul epidemic penyakit Ebola.

Healthcare provision

  • Pemerintah membangun layanan kesehatan. Tapi beberapa tantanganya sering kali:
  • Birokrasi
  • Time to access yang bertabrakan dengan farmers time
  • Membangun tidak sesuai dengan kebutuhan. Hal ini menyebabkan underutilization karena membangun layanan terlalu mewah atau besar, tapi tidak bisa digunakan maksimal karena tidak ada dokter.
  • Pelayanan kesehatan oleh swasta bisa membantu, tapi sangat mahal.
  • Hospitals owned by foundations/ charities
  • Patent medicine dealers. Ada kisah, seorang pembersih apotek setiap hari tidak sengaja belajar tentang obat, dan kemudian akhirnya membuka apotek sendiri. Tapi masalahny adalah dia tidak memiliki informasi mengenai supplier obat yang benar, dan dia hanya bisa menebak ketika ada pasien mengeluh kepada dia.
  • Traditional healer. Kita tidak bisa mengharapkan semua orang datang ke fasilitas kesehatan dan mencegah mereka datnag ke tradisional healer. Tapi kita harus bekerjasama dengan mereka agar dapat ditangani dengan segera sebelum semakin parah.
  • Funding options

    • Government funded
    • Out-of-pocket payment
    • Private insurance
    • Community based health insurance: it is risk pooling, which usually voluntary and common in the informal sector.
    • Health saving accounts

    Universal coverage

    • Physical access
    • Financial access
    • Strengthening health system and making them more equitable

    Penutup

    Last video: improving access to healthcare

     
     

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: