RSS

Stochastic Frontier Modeling – Estimasi efisiensi (Pengantar: Aplikasi World Best Health Care)

14 Jan

Betapa beruntungnya memiliki kesempatan untuk belajar langsung dari ahli efisiensi yakni William Greene, atau sering kali dengan panggilan Bill Greene, di UCL, London. Dalam dua hari tersebut, kami belajar mengenai fondasi teori efisiensi, metodologi ekonometrik, membangun model, dan contoh-contoh aplikasi secara hands on dengan data yang ada.

Di awal presentasinya, beliau memulai dengan presentasi berjudul “The World’s Best Health Care?”. Berkaca dari laporan WHO terkait analisis efisiensi dari 191 negara, Amerika sangat terpukul dengan hasil analisis yang menempatkan posisi nya di no 37 di antara Negara Costa Rica dan Slovenia. Jauh dari lima teratas, yakni Prancis, Italia, San Marino, Andorra, dan Malt.  Amerika di tahun 2010 berdasrkan OECD data memiliki pengeluaran kesehatan paling besar yakni 8,233 USD per kapita atau 17.6% dari GDP. Input lainnya adalah pendidikan. Dari kedua input ini dibandingkan dengan output yakni ekspektasi (kemungkinan maksimal) harapan hidup di Negara tersebut dengan menggunakan data panel dari tahun 1994-1998. Melihat gambar 1, pengukuran efisiensi = c  / (b+c). Nilai index efisiensi Amerika adalah 0.838, dengan Prancis memiliki index 0.994.

1. estimasi efisiensi negara

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 1. Pengukuran efisiensi (sumber: Greene, 2015, Presentation, Cemmap, London)

Sebagai tambahan, hasil laporan dari Commonwealth Fund, yang menempatkan Amerika di rangking terakhir dari tujuh Negara maju terkait kinerja kesehatannya, baik dari segi aspek kualitas dan keamanan dari layanan kesehatan, obat yang efektif, dan teknologi kesehatan.

Namun jika  WHO  menggunakan index gabungan sebagai outcome yang terdiri dari:  1) 25% untuk  harapan umur atau Disability adjusted life expectancy (DALE); 2) 25% untuk health inequlity; 3) 12.5% untuk level of responsiveness; 12.5% untuk distribution of responsiveness; dan 25% untuk fairness in financing – bobot yang diperoleh dari survey yang dilakukan oleh WHO-, Amerika menempati posisi ke-15.  Meskipun demikian, sebenarnya nilai DALE dan index gabungan memiliki keterkaitan sangat erat.

Sehingga dengan i= 1, … 191 negara bisa digambarkan sebagai berikut hasil regresinya:

LogCOMPi  =  Maximum attainablei – inefficiency­i

LogCOMPi  = α + β1logHealthExpi + β2logEduci + β3(logHealthExpi)2 + β4(logEduci)2 + β5(logHealthExpi)(logEduci) +   ui

Jadi kita focus pada u sebagai nilai inefisiensi.

Di tahun 2001, Greene memiliki kesempatan untuk melakukan analisis ulang. Pertanyaan yang diajukan cukup sederhana, apakah pengeluaran biaya kesehatan dan pendidikan (sebagai variable input X) cukup menjelaskan variasi dari outcome kesehatan (sebagai variable output Y)? Oleh karena itu, Greene mencoba menambahkan variable Z (heterogeneity) dengan data yang sama namun menambahkan data: Gini, Freedom and democracy, Governement effectiveness, location in tropics or temperate climate, population density, public share of health care expenditures,  per capita GDP, and World Bank region designation. Dengan analisis ulang tersebut menempatkan ranking Negara yang berbeda untuk DALE sebagai outcome dari urutan 1-5 yakni: Japan, Greece, Jamaica, Spanyol, dan Chile.

Link sumber bacaan yang direkomendasikan:

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14/01/2015 in Health economics, Kuliah

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: