RSS

Sistem Kontrak& Pembayaran Jasa Medis di Rumah Sakit Privat

25 Okt

Oleh: dr. Mus aida MARS. (Direktur RS Pondok Indah)

Di awal kuliah, pembicara menjelaskan sekilas mengenai pembagian rumah sakit yakni public dan privat. Tren dari tumbuhnya rumah sakit privat terus berkmbang pesat, bahkan rumah sakit public mulai tertinggal. Di RS Pondok Indah, Jnis dan status tenaga medis dibagi menjadi dua, yakni karyawan dengan status purna waktu ikatan tetap, dan mitra dengan 3 status –purna waktu, paruh waktu, tamu/ visiting- dengan ikatan kontrak perjanjian kerjasama. Kebanyakan dokter karyawan adalah dokter umum yang diperuntukkan untuk jaga ruangan dan jaga UGD, ketua dari patient safety, K3, dll. Arti dari purna waktu adalah bekerja 40 jam selama seminggu dan tidak boleh bekerja di fasilitas kesehaatan dalam jarak tertentu. Sedangkan paruh waktu, bekerja di luar jam kerja. Sedangkan dokter tamu, tidak memiliki ruang tersendiri, sehingga sebagian besar mitra tersebut sudah memiliki pekerjaan utama atau klinik sendiri.

Sistem jenis dokter yang bekerja di RS diikat dnegan kontrak dalam perjanjian kerja sama. Masa berlakunya kontrak dibagi menjadi 4 tahap: kontrak pertama, masa kontrak 1 tahun, kontrak ke ua, masa kontrak 2 tahun, kontrak ke tiga, masa kontrak 5 tahun, dan bila telah berusia 60 tahun (untuk dokter umum) dan usia 65 tahun untuk dokter spesialis, kontrak diperpanjang setiap tahun (test kesehatan fisik dan jiwa). Test kesehatan dan psikologi juga dilakukan untuk dokter untuk melihat bagaimana perilaku/ attitude dari dokter. Bila evaluasi kerja baik bis diangkat sebagai karyawan sampai dengan usia 55 tahun. Bila masih dibutuhkan status berubah sebagai mitra dengan kontrak, masa berlaku 1 tahun, bisa diperpanjang tiap tahun dengan tes kesehatan fisik dan jiwa. Semua dokter dilakukan OPPE (Ongoing professional performance evaluation), tes ini merupakan performance klinis, kehadiran meeting, tingkat tuntutan, complain, dan evidence lainnya. Clinical meeting dilakukan pada pasien yang dirawat lebih dari 2 dokter, pasien yang dirawat lebih dari 7 hari, kematian, kasus sulit.

Pembicara juga memberikan penjelasan singkat mengenai definisi remunerasi, jasa medis, take home pay (gaji pokok + gaji kinerja {tunjangan kehadiran, fungsional, produksi) + tunjangan jabatan). Beberapa tujuan dari penggajian ini adalah untuk membangun image yagn baik dari organisasi dan mendapatkan keunggulan kompetitif; welfare: menjamin kesejahteraan karyawan/ dokter (insentive, bonus, rekreasi, dll); motivations: memberi motivasi terhadap kinerja karyawan/ dokter; retaining personil. Kepuasan hubungan Antara klnisi dan manajemen menjadi penting agar dokter tetap loyal. Karena persaingan dan marketing untuk menawarkan dokter yang baik sangat terang-terangan.; mempertahankan keberadaan karyawan/ dokter dalam organisasi. Gaji menjamin keadilan antara satu karyawan/ dokter dnegna yang lainnya berdasarkan kinerja dan prestasi kerja; Pengendalian biaya; sebagai sarana untuk mencapai sasaran strategis RS dan memenuhi peraturan pemerintah. Di pondok indah kenaikan bisa dilakukan setiap 2 tahun kurang lebih 14%, hal ini sangat tergantung dari pasar. Menurut beliau hanya RS pondok indah, rumah sakit swasta yang tidak menarik tariff sesukanya ke pasien.

Di Rumah sakit pondok indah, tidak ada tarif registrasi dan administrasi. Oleh karena itu, biaya tersbut diambil dari jasa medis dokter. Di sisi lain, asuransi juga tidak mau membayar tariff administrasi. Bagiamana dengan pajak? Ternyata ada aturan pajak yang ternyata tidak membebani jasa dokter itu sendiri. Sistem pembayaran jasa medis di rumah sakit dijelaskan mengenai fee for service: dimana dokter mendapatkan pembayaran sesuai dengan pelayanan yang diberikan oleh dokter. Discounted fee for service: dimana dokter mendapaktan pembayaran dengan potongan untuk rumah sakit dari pembayaran pasien kepada dokter; sedangkan paket berdasar kasus/ diagnose (INA-CBGs), Dimana dokter mendaptkan pembayaran sesuai dengan jenis kasus/ penyakit yang ditanganinya/ yang dialami pasien atau tindakan yang dilakukan terhadap pasiennya. Dari hitungan yang dilakukan oleh pembicara, kurang lebih jasa medis dari pendapatan INA-CBGs proporsinya adalah 20-30 persen. Hal ini menjadi berbahaya jika ada aturan mengenai jasa meids harus 40% dari total revenue. Gaji tetap: dokter mendapat pembayaran tetap setiap blannya tanpe memperhatikan jumlah pasien atau tindakan yang diberikan dalam satu bulan; aji tetap dengan insentif: dokter mendaptkan gaji tetap sampai dengan penghasilan tertentu, bila melebihi batas tertentu dokter mendapat insentif besaran tertentu sesuai kebijakan RS, dengan kriteria tertentu e.g. length of stay sesuai dengan pathway, tidak ada tuntutan, dll; Guaranty fee/ Retaining fee: dokter mendapat pembayaran secara fee for service, dan dokter mendapat jaminan pembayran jasa medisnya sejumlah tertentu. Bila pendapatnya berdasarkan pelayanan yang diberikan kepada pasien belum sama atau di bawah nominal yang dijamin maka dia kaan mendapatkan pembayaran sebesar guaranty fee dan bila lebih dari itu menjadi milik dokter yan besangkutan. Hal ini terutama untuk dokter yang dibutuhkan oleh rumah sakit atau langka. Sehingga pasien merugi sebentar, tapi nanti bisa panen di kemudian hari. Sebagai catatan: RS wajib memungut pajak penghasilan dokter seusai dengan peratran perpajakan yagn berlaku.

Penentuan besaran dan potongan/ discount pengahiaslan dokter dari fee for service ditentukan rumah sakit/ sesuai kesepakatan dokter-RS. Besarnya discount bervariasi untuk rawat inap dan rawat jalan da nada yang tergantung status dokter. Dokter purna waktu lebih besar dari paruh waktu. Karena seirngkali dokter juga membawa pasien dari temp dokter tamu/ visiting dokter: 0% (karena psien dibawa oleh dokter). Ada rumah sakit yagn tidak melakukan pemotongan sama sekali untuk seluruh status dokter (murni FFS). Secara singkat pembicara juga memberikan informasi megnenai bonus, indicator yang digunakan. Besaran jasa medis dokter umum di rawat jalan Antara 90 ribu sampai 150 ribu. Sedangkan rawat inap 50 ribu sampai 75 ibu per jam. Khusus untuk case manager dengan fix salary 7 juta per bulan. Sedangkan untuk dokter gigi, biaya konsultasi diberikan untuk kunjungan pertama atau kasus baru karena seringkali pasien harus dating berulang kali.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 25/10/2013 in Kuliah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: