RSS

Fact Sheet: Asuransi–Kemiskinan

31 Mar
  • Menjadi miskin berarti memiliki banyak risiko, oleh karena itu kejadian krisis global tidak terasa untuk mereka karena krisis sudah menjadi makanan sehari-hari untuk mereka.
  • Orang miskin cenderung mengurangi risko dengan cara: 1) bekerja lebih banyak jenis pekerjaan dan gaji yang kecil : 2) menanam padi di tempat yagn berjauhan, sehingga tidak berdampak pada iklim dan hama.
  • Asuransi telah membuktikan mengungari risko seseorang untuk jatuh pada kemiskinan, namun yang menjadi masih tidak jelas, kenapa orang tidak mau ikut dalam asuransi
  • Alasan mengapa orang tidak mau join asuransi karena beberapa alasan: 1) merasa kaya, karena dengan seperti itu, mereka merasa tidak perlu ditolong oleh orang lain, atau menganggap orang lain tidak akan sanggup menolong mereka. 2) orang yang sering migrasi dari tempat asuransi. karena dia akan sulit mendapatkan benefit di luar cakupan geografi asuransi. 3) orang yang punya uang banyak, cenderung menyimpannya ke bank untuk mendapatkan bunga dibandingkan investasi dalam asuransi. yang sebenarnya ini memperbuurk kondisi intitusi asuransi 4) harus memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi.
  • Membangun formal asuransi susah karena masyarkat: 1) tidak mengerti sistem asuransi; 2) terlalu kompleks, seperti adanya kriteria ekslusi dan inklusi dari cakupan paket manfaat- memusingkan-; 3) Mereka curiga terhadap produk (tidak percaya); 4) dan yang paling penting, produk tersebut bukanlah sesuatu hal yang mereka inginkan.
  • Asuransi sapi, ada kejadian lucu. Asuransi meminta telinga sapi nya jika mau klaim sapi yang mati. Namun yang terjadi adalah, di lapangan banyak yang menjual telinga sapi dari yang tidak terasuransi.
  • Sebuah instisusi keuangan dalam hal ini asuransi membutukan tingkat kepercayaan yang tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang kuat dan memberikan dampak secara hukum kepada orang yang tidak mau membayarnya. Karena jika tidak, semua orang tidak mau membayar
  • Menempatkan asuransi kesehatan ke dalam sebuah skema pinjaman tidak berhasil, karena dianggap membebankan klien.
  • Harga asuransi bersifat sangat elastis. kenaikan sedikit saja harganya sangat mempengaruhi tingkat daya beli terhadap asuransi.
  • Beberapa permasalahan utama asuransi adalah: 1) moral hazard, 2) adverse selection (hanya yang berisiko saja yang ditanggung); 3) outright fraud (kecurangan); beberapa hal untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan cara hanya memberikan limited produk, sebagai contoh: catastrophic healh insurance dan parametric weather insurance
  • Oleh karena itu sangat jelas, bahwa insurance merupakan sebuah kebutuhan yang bersifat publik. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah: 1) bantuan makanan; 2) bantuan dana; 3) kesehatan gratis di tingkat pratama 4) insurance bersifat publik 5) subsidi asuransi;
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 31/03/2013 in Kuliah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: