RSS

Transaksi Partai Politik

17 Sep

Saya mungkin orang paling lugu jika berdiskusi mengenai politik. Dan memang begitu ketika saya berdiskusi dengan seorang teman mengenai kisah politik pemilihan Gubernur Jakarta tahun 2012 ini. Foke-Nara dan Jokowi-Ahok.

Awalnya saya nggak bisa habis pikir, kenapa yang sebelumnya lawan-lawan partai dari Foke-Nara, bisa bergabung dengan mereka untuk putaran partai ke-2. Bahkan saya kebingungan ketika lawan mereka dari partai lainnya pada akhirnya memuji beliau ketika berkoalisi.

Ternyata inilah yang namanya sebuah transaksi politik. Membeli partai lain untuk berkoalisi mendukung pihaknya merupakan hal normal. Kata teman saya itu, “untuk balik modal”. Jadi setelah kalah pada putaran pertama, yang tentu tidak sedikit menghabiskan dana, mereka ingin balik modal. Saya nggak bisa bayangin berapa duit yang harus dibayar untuk bisa membeli suara itu.

Apa benar, dengan membeli partai berarti dukungan di bawahnya memiliki suara yang sama? Kalau memang tidak mendukung dengan menjadi pesaing sebelumnya, lalu dimana idealisme?

Semoga rakyat lebih pintar untuk memilih untuk Jakarta yang lebih baik.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17/09/2012 in Politik

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: