RSS

Sistem Manajemen Basis Data (Database)

20 Feb

Download doc

Oleh: Anis Fuad.

fuadanis@yahoo.fr

System: komponen, hubungan, memiliki tujuan yang sama. Setiap system memiliki boundaries./ batasan, tiap-tiap bagian punya batasan namun saling berhubungan. Dipengaruhi oleh lingkungan luar. Sehingga jika memiliki software yang baik sekalilpun, jika tidak ada aturan atau regulasi yang baik, atau tidak ada sumberdaya yang baik maka akan kolaps semua. Sistem ini juga tergantung pada:

· Input: sumber daya, dana

· Proses: dalam pelaksanaan, contoh penulisan nama yang benar, penulisan diagnosis yang sesuai dengan ICD X

· Output: Digunakan untuk analisis dan mengambil kebijakan.

Nama lain dari database adalah basis data, atau pangkalan data. Basis data merupakan Kumpulan data yang sistematik dan terstruktur.

Database ada yang bersifat

1. Database konvensional tunggal. Dengan satu kolom saja. Contoh nama, asal, tanggal lahir, hanya perlu satu kali input. (Master table)

2. Database yang dapat bersfat dapat diisi berulang kali, contoh: mata kuliah yang sudah diambil, obat yang dipesan,

3. Database relational.

Kenapa perlu bayak database seperti ini, hal ini berfungsi untuk:

Menghindari duplikasi dan tidak efisien. Menyederhanakan pemasukan data, memudahkan pencarian data, memudahkan analisis data

Contoh:

NIM __________

Nama________

MATA KULIAH

Nama SKS Semester

Table yang diperlukan

1. Master mahasiwa (NIM, NAMA, minat)

2. Master mata kuliah ( kode, nama, sks, pengampu)

3. Matakuliah yang diikuti (Kode mata kuliah, kode, NIM, tanggal transaksi)

Dalam membangun database dan system informasi, harus memiliki tujuan, mengethaui kebutuhan informasi yang dibuthkan, dan melibatkan:

1. Visi dari pimpinan

2. Manajemen (kasubag perencanaan)

3. Wakil dari calon pemakai

4. Ahli yang terkait dengan pengembangan system informasi

  1. Ahli jaringan, infrastruktur dan perangkat keras
  2. Ahli perangkat lunak, dan ahli database
  3. Ahli analysis system. Orang yang mencoba memhami dan menerjemahkan kebutuhan user dan manajer dari suatu organisasi.

Dalam perncanaan database diperlukan:

1. Kebutuhan informasi.

2. Existing data activities. Setiap organisasi melihat terlebih dahulu, formulir-formulir yang telah digunakan selama ini. Evaluasi atas input form yang selama ini telah dikembangkan. Jika banyak yang kosong (blank)

3. Sistem yang akan dimiliki. Contoh: organisasi sederhana, tidak perlu menggunakan investasi software yang mahal (e.g. oracle), cukup dengan yang murah seperti MySQL, Microsft. Access.

4. Memiliki kesamaan terminology antara pengembang dan pemakai.

The basic building block for a data file:

1. A field mengadung unit terkecil yang bermakna untuk setiap data atomic

2. Setiap field meiliki field nama yang menjelaskan karakteristik field tersebut

3. Memiliki variable-length field yang menjelaskan panjang karakter data yang dapat dimasukkan à menentukan besar file. Perlu kapasistas yang cukup dalam kurun waktu tertentu. Mempengaruhi kecepatan akses juga.

Aturan tenang record

1. Data type

2. Numeric data type

Adakah aturan mengenai jenis data?

– Character data type. Menyimpan data yang tidak dapat dikalkulasi secara matematis. Nama, kota, nomer telepon

– Date data type – tanggal

– Logical data type

– Memo data type – komentar

Apa hubungan antara records dan entitas?

– Entity adalah perwakilan dari suatu objek. Contoh nama orang, tempat benda aktivitas

– Record (1 row data) membuat berbagai field tentang suatu entitas.

A Flat file (jenis database):

1. A flat file digunakan untuk menyimpan data yang tidak berkaitan antara satu dnegan yagn lain.

2. Perlu menggabungkan field berbeda dalam flat files.

3. Database lebih fleksibel dari sekedar flat file. Dapat menghitung data dari berbagai table yang berbeda dan kompleks

Diperlukan database administrator untuk supervise database desighn, pengembangan, testing, dan pemeliharaan. Karena jika tidak ada ahli manajemen database untuk query (pencarian) maka akan sangat sulit dengan ribuan data yang telah bertumpuk.

Di rumah sakit Indonesia saat ini, belum terlalu aware akan kebutuhan system informasi. Sehingga sangat sulit menemukan sarjana computer di rumah sakit. Di PItsburg, sebelum dokter diwajibkan menulis medical record dalam elektronik, lebih banayk orang IT nya di rumah sakit dari pada dokternya.

E-R schema: A simple example

Physician –m—evaluates –n – patient

Modeling the structure of data, not the processing of it. (m & n = jumlah)

Contoh: Layanan yang diberikan rumah sakit kepada pasien. Dari pendaftaran – data pasien masuk dan sudah masuk dalam index, di bagian telah diketahui medical record sebelumnya.–,  hingga medis.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 20/02/2010 in Kuliah

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: