RSS

Pemasaran Asuransi 2

17 Feb

Download doc

Oleh: dr. Sigit R

Yang diharapkan oleh konsumen dalam asuransi kesehatan adalah provider (PPK) yang baik. Sebagai contoh, asuransi tidak akan menarik jika yang ditanggung hanya di Puskesmas. Sosialisai asuransi kesehatan social bukan kepada peserta, tapi kepada pemegang kebijakan.

Asuransi kesehatan swasta harus bias menawarkan provider yang berkualitas, kalau bias ditanggung sampai luar negeri. Atau providernya dekat, yang dijamin seluruhnya, hamper tidak ada out of pocket nya.

Terkadang asuransi kesehatan social juga menjual asuransi jiwa. Bahkan tidak jarang, semuanya berawal dari asuransi jiwa kemudian baru menjual tambahan asuransi kesehatan. Apa alasan mereka? Karena dengan asuransi jiwa yang utilisasiya rendah, keuntungannya sudah besar.

Dalam menjual asuransi dibutuhkan strategi pemasaran yang teridri dari: Segmentation, Targeting, positioning.

Segmentasi pasar

Tindakan mengidentifikasi kelompok-kelompok pembeli yang mungkin memerlukan produk yang khas dan/ atau bauran pemasaran yang khusus

Sebuah barang atau jasa hanya kan menarik bagi konsumen tertentu, yang mempunyai cirri-ciri tertntu. Contoh: handphone nokia, iPhone, Blueberry, Blackberry,.. kepada kelompok mana?. REmaja, perkotaan, dengan penghasilan orang tua, mempunyai hobi apa, dan menyukai model/ artis siapa?

Pekerja, bukan pegawai negeri, penghasilan 1,5 juta, anak 2, umur maksimal 45 tahun, tidak punya kendaraan mobil, punya motor, anak tertua sekolah di sekolah negeri, rumah kontrak, –> Jamkesmas..

Masing-masing cirri ini dikelompok-kelompokkan dalam bagian-bagian atau segmen-segmen.

Marketing mix, yakni: Produk, Price, Place, Promotion.

Pembelian dipengaruhi oleh beberapa factor:

· External Factors:

o Cultural: culture, social class

o Social: reference group, family, roles and status

· Internal Factors

o Psychological: Motivation and perception, altitudes and beliefs

Consumer process

Cognitive balance –> cognitive imbalance –> Awareness –> Information search –> knowledge –> Evaluation behavior –> Preference –> Decision –> Post purchase decision

Variabel yang dijadikan dasar untuk segmentasi pasar:

1. Demografi: age, sex, family size, life cycle stage, education, religion, social class

Contoh: inhealth menjual dalam bentuk gold, diamond, silver, dll.

2. Geografi: regional, cities, provinces, size, density, urban, suburban.

Contoh: inhealth hanya menjual di tempat-tempat industry.

3. Psikografi: beliefs, attitudes, personality.

Meramal perilaku dengan kuesioner, telepon kuesioner, television rating, dll.

Jadi misalnya, television rating tinggi pada berita century, jadi iklannya ditaruh disana. Lalu logo kenapa member warna nya biru, kenapa namanaya inhealth, ini semua dari konsultan yang berfungsi agar dapat terlihat menarik dan membujuk masyarakat sesuai psikografi.

4. Tingkat penggunaan: membeli banyak, -sedikit

5. Tingkat penghasilan

Market share/ pangsa pasar adalah proporsi pasar yang dikuasai oleh produsen.

Contoh pangsa pasar ASKES adalah 10 persen dari penduduk indoneisa

5 Keuntungan segmentasi

1. Mendisain produk lebih responsive terhadap kebutuhan pasar

2. Menganalisis pasar

3. Menemukan peluar

4. Menguasai posisi yang superior dan kompetitif

5. Menentukan strategi komunikasi yang efektif dan efisien.

Targeting

Tindakan menyeleksi satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki. Dari segmentasi ini, perusahaan harus memilih segmen mana yang akan menjadi sasaran atau target produk atau jasa mereka.

Tugas: Menyusun strategi pemasaran dari produk / konsep Jamkesda atau produk asuransi swasta di masing-masing daerah sebanyak 1-2 halaman. Berdasarkan Strategi pemasaran dan marketing mix nya. Kalau bias refrensi nya dari internet.

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 17/02/2010 in Kuliah

 

Tag:

5 responses to “Pemasaran Asuransi 2

  1. Teguh wirahadi

    08/03/2011 at 6:38 pm

    Asik nih nempel terus ama klien kunci suksesnya apa ya

     
    • Hafidz

      09/03/2011 at 7:43 am

      we? klien kunci? siapa ya?
      makasih atas kunjungannya…

       
      • nahroni

        18/01/2012 at 7:43 pm

        makasih banyak atas kesediaan membagi ilmu cara menghitung kapitasi
        kebetulan saya g punya basic asuransi, tapi butuh banget itu. jazzakumullah khoiron katsiiro
        Nahroni

         
      • Hafidz

        19/01/2012 at 1:43 am

        sama-sama.. semoga bermanfaat. terima kasih atas kunjungan nya dan jika ada yang kurang pas saya akan senang sekali jika bisa diskusi.

         
  2. asuransi publik

    22/02/2012 at 8:52 pm

    thanks sudah berbagi info

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: