RSS

Manajemen Keuangan

16 Feb

Oleh: M. Rifai

 

Download Doc

Tujuan perusahan:

1. Mencapai atau memperoleh laba maksimum. Jika non profit, dalam bentuk pelayanan.

2. Menjaga kelangsungan hidup lembaga (going concern)

3. Mencapai kesejahteraan masyarakat sebagai tanggung jawab lembaga.

 

Pengertian manajemen keuangan (Financial management)

Segalah aktivitas lembaga yang berhbuungan dengan bagaimana memperoleh dana, dan megelola asset sesuai tujuan lembaga secara menyeluruh.

 

3 fungsi utama manajmeen keuangan

1. Keputusan investasi (Investment decision)

Merupakan keputusan terhadap aktiva) apa yang akn dikelola oleh lembaga.

Tambahan: aktiva = hutang + modal (pasiva)

Aktiva = asset yang digunakan untuk menjalankan operasional.

Pasiva = sumber (hutang dan modal)

Aktiva didanai oleh pasiva


Aktiva

Pasiva

Segala asset yang digunakan untuk operasional

Modal + Hutang

Keputusan investasi ini merupkan keputusan yang paling penting di antara ketiga bidang keputusan karena akan berpengaruh langsung terhadap:

– Besarnya rentabilitas investasi.

Rentabilitas: kemampuan untuk pengembalian investasi

– Aliran kas lembaga

Bahwa ternyata setiap keputusan investasi mempengaruhi arus kas.

Di waktu yang akan datang

 

2. Keputusan pendanaan (Financing Decision)

 

3. Keputusan pengelolaan asset (Aset management decision)

Saat ini fungsi manajeen keuangan dapat dilakuakn dengan status BLU/BLUD sedangkan dulu, masih awing-awang. Dan sering bermasalah, karena terkadang tidak disetor seluruhnya, karena kalau disetor semua akan menjadi masalah ketika kekurangan dana. Dan Rumah sakit tidak mungkin menolak pasien. Sehingga sering ada pendapatan yang dikelola sendiri dan diluar tariff.

Contoh Kasus ketika masih SKPD, karena ada pendapatan yang tidak disetor ini menjadi masalah (pungli), apalagi ketika dicatat, ini menjadi masalah karena korupsi yang semakin jelas. Dan jika membeli barang tanpa pengadaan akan lebih bermasalah.

 

Keputusan investasi (Investment decision)

Langkah-langkah pengambilan keputusan:

1. Menetapkan berapa asset secara keseluruhan (total assets)

2. Menetapkan komposisi dari asset tersebut, yaitu berapa jumlah aktiva lancar (current asset) dan berapa jumlah aktiva tetap (fixed assets).

3. Menetapkan asset-aset yangtidak ekonomis lagi untuk dikurangi, dihilangkan atau diganti dengan asset baru.

 

Aktiva (asset, potensi)

Pasiva (sumber, hasil )

Aktiva lancar (liquiditas – kemampuan lembaga untuk menyelesaikan keuangan dlam waktu pendek-). – kas bank, uang muka pembelian, persediaan, piutang.

Terlalu seidkit, akan menjadi sulit jika ada tagihan, namun jika berlebih akan idle, ini juga bahaya.

Hutang

Aktiva tetap

Modal/ equitas (kepemilikan)

Aktiva lain-lain, yang sering dimasukkan dalam aktiva tetap

 

· Aktiva lancar, akan hilang atau habis dalam satu periode (1 tahun). Namun yang paling tidak paling liquid adalah persediaan barang.

· Aktiva tetap, yang usianya lebih dari 1 tahun yang digunakan untuk operasional lembaga.

Sebelum dibeli dilakukan study kelayakan, kemudian setelah dipakai dan dengan dasar waktu nilai habis (umur ekonomis), dijual untuk diganti baru. Hasil penjualan merupakan keuntungan.

Tambahan: umur ekonomis berbeda dengan umur teknis. Umur teknis contohnya seprti umur yang tercantum dalam alat. Sedangkan umur eknomis, penggunaan suatu alat yang tergantung manajemen. Namun semakin pendek mur ekonomis, biayanya akan semakin besar. Contoh, hp dan laptop, karena tersentuh teknologinya banyak, maka penyusutannya akan cepat.

 

Keputusan Pendanaan (Financing Decision)

Keputusan pendanaan akan mempelajari sumber-sumber dana yang berada di sisi pasiva. Semua yang didapatkan dari aktiva, didapat dari pasiva.

Hutang biasa disebut modal asing, dan modal disebut modal sendiri.

Keputusan pendanaan menyangkut beberapa hal:

 

1. Penetapan mengenai sumber dana yang diperlukan untuk membiayai investasi. Sumber dana harus sesuai dengan kebutuhan, bukan sebesar-besarnya.

Utang jangka pendek (yang harus diselesaikan < 1 periode/ 1 tahun), uang jangka panjang (yang harus diselesaikan >1 periode/ 1 tahun. Namun perlu diingat dalam utang jangka panjang ada uatang jangka pendek, yakni ketika tahun pertama)dan modal.

Pemilihan utang jangka pendek atau jangka panjang, tergantung dari tingkat penghasilan, jenis kegiatan -Kalau investasi jangka panjang, akan lebih baik utang jangka panjang. Dan sebaliknya-

dan kemampuan pendanaan jika kemampuan semkin kuat maka semakin cepat lebih baik untuk mengurangi beban hutang.. Penepatan tentang perimbangan pembelanjaan yang terbaik (struktur modal yang optimum)

 

2. Penetapan tentang perimbangan pembelanjaan yang terbaik (struktur modal yang optimum).

Utang/ modal sendiri à biaya modal min.

Keputusan pengelolaan aktiva (Asets management decision)

Keputusan pengelolaan aktiva akan mempelajari pengelolaan berbagai tingkat operasi secara efesien.

Misal:

– Aktiva lancar akan didanai dari utang lancar yang jangka waktunya lebih panjang dari usia aktiva lancar dan sebagian utang jangka panjang.

– Aktiva tetap yang tidak disusut seperti tanah akan dibiayai dengan modal sendiri dan laba lembaga atau laba ditahan.

Ciri usaha

1. Perdangangan, aktiva lancer lebih besar dari aktiva tetap

2. Jasa, aktiva lancer lebih kecil dari aktiva tetap

3. Industri, aktiva lancer seimbang dengan aktiva tetap.

Sedangkan rumah sakit, merupakan multi usaha, di bagian rawat inap dan rawat jalan merupakan jasa, sedangkan di bagian farmasi merupakan usaha perdagangan, sedangakn gizi merpuakan usaha industry (pengolahan). Suatu saat, sebenarnya gizi merupakan potensi besar untuk penghasilan.

 

Sumber dana:

– Sumberdana External

o Utang jangka pendk dan panjang

o Modal sendiri berupa saham/ aktiva bersih

– Sumber dana internal

o Laba tidak dibagi (laba ditahan/ kenaikan atau penurunan aktiva bersih). Yang namanya laba belum tentu dalam bentuk uang. Bisa dalam bentuk aktiva.

o Depresiasi (penyusutan). Hal ini merupakan sumber dana karena suatu hal yang kita sisihkan. Sebagai contoh jika kita susutkan 1 juta, maka sebenarnya tidak ada uang yang kita keluarkan sebesar 1 juta. Hal inilahyang merupakan modal.

 

Cash basis: beban biaya hanya dihitung berdasarkan uang yang masuk dan keluar

Accrual basis: meskipun uang belum masuk atau keluar, tetap dihitung, tapi dihitung

 

bedasarkan hak dan kewajiban. Sebagai contoh, penyusutan sudah dihitung dalam di awal.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16/02/2010 in Kuliah

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: