RSS

DISTRICT HEALTH ACCOUNT (DHA)

22 Jan

Bu Becky 22 Januari 2010

Tahapan:

1. Tahapan persiapan:

– Pembuatan bahan ajar: Tools template DHA – menggunakan excel-, pedoman pengisian template DHA, dan klasifikasi kode akun.

– sosialisasi dengan pihak terkait: kesiapan data, SDM

2. Tahap Pelaksanaan:

– Workshop Data Entry: konsep, penyajian klasifikasi sesuai ICHA-WHO, Tools (XL Spreadsheet), excerse data entry

– Coaching: konsultasi melalui email

– Workshop analisis: pemanfaatan data DHA dikaitkan dnegan penajaman perencanaan ke depan. Lebih untuk budgeting dan cost minimization

3. Tahap Data Cleaning

– Kelengkapan data

– Konsistensi klasifikasi

4. Tahap intepretasi

– Learning Together

 

Untuk saat ini baru lebih ke arah public

Tujuan:

– Kab/ kota mempunyai keterampilan menggunakan data untuk mengetahui:

1. posisi pembiayaan saat ini,

2. membandingkan dengan prioritas yang ada, dan

3. mengangkat isu dan mempengaruhi decision makers untuk merubah kebijakan sesuai dengan prioritas agar tujuan meningkatan derajat kesehatan

Hasil:

Betapa kompleks nya source of district financing. dan untuk mendapatkan ini harus berjalan dari satu treasure ke treasure lain. Namun saat ini, Dinas kabupaten sudah melakukan dengan komprehensif. Bagian perencanaan hanya mengetahui dana yang melewati dia, dia tidak tahu dana yang langsung ke program. Dalam mengumpulkan data ini yang sering menjadi kendala, jika bagian pernecanaan tidak mempunyai network yang baik dengan program.

Permasalahan yang harus dihadapi adalah, bagaimana memecah-mecah dana dan mengidentifikasi dana untuk masing-masing program dan fungsi, seperti school health, prmosi. dll.

Disipakan list untuk PNS dan non PNS dan department. lalu dilakukan diskusi focus group discussion. Diskusi hanya dengan kepala unit.

Kesulitan lain adalah ketika satu unit melakukan banyak program. Sehingga alokasi untuk salary –dinas dan puskesmas- sekitar 40-60% dari total district budget. Training bisa mencapai 15%. Mereka tidak bisa memecah apakah training ini untuk puskesmas atau dinas.

Mereka tidak melakukan prekrutan enumerator, tapi mereka hany merekrut Kepala Dinas Kesehatan sebagai penanggung jawab yang tentu saja dilatih dulu selama 6 bulan. Mereka diberi insentif khusus dengan SK. Tapi yang jadi masalah adalah kepala dinas kesehatan ini terkadang keluar dari Dinas Kesehatan. jadi terkadang tidak bisa dihandalkan.

Sub Dinas

1. Yankes

Program

1. Upaya kesehatan masayrakat

Kegiatan

1. Pelayanan kesehatan penduduk miskindi Puskesmas dan jaringan

2. Pemeliharaan dan pemulihan kesehatna

3. Penyelenggaraan pencegahan dan pemberantasan penyakit menular

4. Peningkatan kesehatan masyarkat

Jenis Anggaran

Jenis Belanja

Mata Anggaran

dll…

DHA melakukan secara detil karena harus berusaha terkait dengan MDG. yang paling penting dari semua ini adalah bahwa dokumen tersebar ke mana-mana, so harus hati-hati dan detil.

Lampiran:

District Level Expenditure

image

Dilakukan alokasi untuk sallary antara managemen dan program DHO. Namun untuk Puskesmas tidak perlu karena sudah fix diketahui

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 22/01/2010 in Costing Study

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: