RSS

Hari 1, Kuala Lumpur, Malaysia

21 Des

Berangkat sore hari dari Jogjakarta menuju Jakarta mengejar pesawat KLM yang menuju Malaysia. Benar-benar mepet, sampai harus terburu-buru check in. Mana belum fotokopi npwp dan kartu keluarga (untuk bebas fiskal). Untung saja sempat email papi.

IMG00206Berangkat dengan KLM, sangat menyenangkan berbagai film baru bisa kita saksikan. Namun sayang, Azka agak ngantuk dan minta digendong. Aku ke belakang pesawat dan ngudang azka di sana sama cimama. Sampai di Airport, saya cukup terpana karena kecanggihan dan teknologi yang digunakan di Malaysia cukup canggih. Dari terminal satu ke yang lain menggunakan kereta, memang jadi sempat bingung kalau tidak biasa. Karena keretapun cepat sekali datang dan pergi. Sesampainya di hotel Dorsett kami semua sudah kelelahan dan ingin langsung rebah. Tapi kamar begitu dingin karena pengatur suhu di kamar sepertinya tidak bekerja. Sampai nutupin Ac nya pakai handuk pula, telp resepsionis juga katanya nggak bisa dimatiin lagi. Dasar gaptek (gagap teknologi), ternyata pengatur fannya ada di sumber control sebelah kasur. Eh, pas mau tidur, malah Azka ngajak ngobrol.. walah nggak kuat aku.

IMG00208Esok harinya, pagi-pagi langsung sarapan dan berangkat menuju Petronas. Sebelum sampai Petronas, tukang taksinya ngajak ke tempat coklat. Wah bisa nyicipin sepuasnya kalau memang nggak tau malu. harganya lumayan mahal, tapi kelihatannya memang toko ini sudah cukup sangat terkenal. Sehingga seluruh wisatawan wajib masuk ke sini. Beli beberapa buah dan foto di depan toko, langsung cabut ke Petronas.

Masuk ke Petronas, kita dihadapkan oleh mall KLCC. Waduh, puas banget deh jalan di sini, muter-muter. Tapi yang paling menyedihkan, pada waktu mau naik ke bridge nya ternyata tiket sudah habis. Eh, tanya punya tanya ternyata kita harus sudah mulai mengantri beli tiket pagi hari sekali. Karena ada batasannya untuk naik. Al hasil kita cuma lihat-lihat gambar-gambar pembangunan Petronas dan beberapa permainan kecil. Pengennya main ke petrosains, tapi antrinya panjang sekali. yah nggak jadi deh..

 

Rencananya makan siang ke China Town, setelah sampai ke China Town, ternyata sangat mengecewakan. Kawasannya sangat kumuh, tidak terawat. Benar-benar kawasan hanya untuk perdagangan tanpa memperhatikan aspek pariwisata. Toko-toko hp dan makanannya biasa banget lah.  Pada waktu kita cari makanan nggak ada yang cocok, apalagi karena ini China Town, susah cari yang halal katanya. Mulai panik karena waktu jumatan sudah hampir mulai dan kelihatannya nggak ada yang tertarik mencari masjid kecuali saya.

IMG00207Akhirnya saya punya ide untuk kita balik lagi aja ke KLCC, karena tadi ada yang bilang kalau di belakang KLCC ada masjid. Kita langsung terjun balik ke KLCC naik taksi. Setelah tanya-tanya di mana posisi masjid, saya langsung terjun ke sana. Waduh, ternyata sholat sudah mulai, lari-lari ke mesjid pada waktu wudhu sudah salam terakhir. Wah sedih banget rasanya. Ya sudahlah, yang penting sudah niat dan berusaha. Memang hasil terkadang tidak sesuai harapan, atau mungkin besok aku harus berusaha lebih keras untuk beribadah.

 

IMG00209Setelah kembali dari masjid makan di tempat yang kelihatannya khas sekali dengan makanan melayu. saya coba makan nasi himpit. saya pikir, apa yang dihimpit ya? oo.. ternyata itu cuma nasi ketupat di tambah bumbu kacang. Waduh, karena sudah terlanjur pesan ini, apa daya padahal tidak kenyang sama sekali dan tidak ada lauknya.

 

 

 

 

IMG00210Kami pun berpencar, Papi dan mama ke kasino, mas Marcel, Daffa dan teh Nike putar-putar malaysia dengan mono rail, saya, Maudi dan Azka putar-putar mall sampai capek. Pengen masuk ke Seaworld nya Malaysia di KLCC, tapi cimama kelihatannya tidak terlalu suka.  Pulang sendirian ke hotel, kelaparan dan tiba tiba aku terserang tension headache mungkin karena kelaparan. Cari-cari makan di luar malah kehujanan. Main internet sejam di hotel habis 15 RM. Kupikir ada teman yang sedang online dan bisa nemenin, ternyata mereka semua rata-rata jauh dari pusat kota. Akhirnya setelah papi pulang, kami pesan nasi goreng dan pizza dari hotel. Alhamdulillah.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21/12/2009 in Journal

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: