RSS

Apa Itu HIV/AIDS?

28 Nov

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Dengan melemahnya pertahanan tubuh membuat tubuh rentan terhadap banyak penyakit infeksi dan kanker yang berpotensi membahayakan kehidupan. HIV adalah penyakit infeksi, yang artinya dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain.
AIDS adalah stadium lanjut infeksi HIV dimana sistem kekebalan tubuh sudah gagal berfungsi. Hal ini menyebabkan tubuh rentan terhadap penyakit yang mengancam kehidupan, yang pada keadaan normal tidak mempengaruhi orang sehat. Semakin banyak kerusakan pada sistem kekebalan, semakin besar resiko kematian dari infeksi opportunistik (infeksi yang terjadi karena daya tahan tubuh rendah).

clip_image001

Tanda/Gejala dari AIDS

Menurut Surveilan Departemen Kesehatan, tingkat kumulatif kasus AIDS per-100.000 penduduk termasuk yang sudah meninggal antara 1987 – Juni 2009, terdapat rata-rata 141,46 di Papua, dimana ini adalah angka tertinggi di Indonesia sementara angka kasus rata-rata nasional hanya 7,83

Menurut WHO stadium klinis penyakit HIV pada dewasa dan remaja sebagai berikut:

  • Stadium klinis 1: Tidak bergejala atau ada pembesaran kelenjar getah bening yang menetap di leher/ketiak/lipat paha/bagian tubuh lain.
  • Stadium klinis 2: Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan atau infeksi saluran pernapasan berulang atau beberapa kelainan kulit/kuku/selaput lendir bagian dalam mulut karena virus, bakteri, dan jamur.
  • Stadium klinis 3: Penurunan berat badan dalam jumlah yang besar yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya atau diare lama yang tidak dapat dijelaskan (>1 bulan) atau demam menetap (>1 bulan) atau jamur di mulut yang menetap (candidiasis oral) atau plak menetap pada lidah (oral hairy leukoplakia) atau TBC Paru atau infeksi bakteri berat atau Sariawan berat yang akut atau peradangan gigi dan gusi atau anemia yang tidak dapat dijelaskan (HB< 8 g/dl), neutropenia (< 500 sel/l) dan atau trombositopenia kronik (< 50.000/l).
  • Stadium klinis 4: Sindrom wasting HIV (semakin kurus dan lemah), atau Penyakit paru, atau radang paru bakterial berat dan berulang atau infeksi kulit karena virus herpes simpleks yang menahun atau jamur di mulut dan kerongkongan (candidiasis oral) atau TBC ekstraparu atau kanker kulit (sarkoma Kaposi) atau infeksi dan gejala yang melibatkan sistem saraf pusat atau beberapa kanker lain atau gejala jantung dan ginjal yang berhubungan dengan infeksi HIV.
  • clip_image001[4]

PTFI turut mendukung program-program kepedulian terhadap HIV/AIDS.

Pada stadium 1 dan 2, sebagian besar orang tidak menyadari bahwa dirinya terinfeksi HIV karena ia akan terlihat seperti orang sehat. Anda hanya dapat mengetahui apakah terinfeksi atau tidak, dengan mengikuti tes HIV. Test HIV sifatnya rahasia dan sebelum dan setelah test HIV, Anda akan mendapatkan konseling dan penjelasan mengenai tes dan penyakit HIV/AIDS.
Stadium 3 dan 4 sudah dikategorikan sebagai AIDS. Sejak seseorang terinfeksi HIV sampai stadium AIDS membutuhkan waktu sekitar 5-10 tahun, namun dapat terjadi lebih cepat jika kurang gizi atau memiliki masalah kesehatan lainnya.

Walaupun pengobatan untuk menyembuhkan HIV/AIDS belum ditemukan, saat anda mengetahui bahwa anda positif HIV, ada pengobatan yang dapat diberikan untuk memperlambat perkembangan infeksi HIV dan memungkinkan orang dengan HIV untuk hidup sehat dan produktif selama bertahun-tahun.

Informasi kesehatan ini didapat dari PHMC & International SOS.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 28/11/2009 in Dunia Kesehatan, HIV/AIDS

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: