RSS

JAMKESMAS DIGANTI ASURANSI ; Tak Akan Lindungi Rakyat Kecil

16 Nov

Kedaulatan Rakyat

YOGYA (KR) – Rencana perubahan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) menjadi asuransi dikhawatirkan tidak akan melindungi rakyat kecil. Apalagi konsekuensi dari sistem asuransi tersebut harus ada iuran biaya dan tidak semua penyakit bisa tertangani.

Demikian disampaikan mantan Menteri Kesehatan RI periode 2004-2009, Dr dr Siti Fadilah Supari SpJP (K) dalam Musyawarah Kerja Nasional Khusus (Mukernasus) Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Minggu (15/11) di Hotel Sargede. Kegiatan ini diikuti 250 peserta dari 15 propinsi se-Indonesia. Dalam kesempatan itu, Siti Fadilah Supari juga didaulat menjadi Ketua Umum DKR.
“Jamkesmas dengan anggaran Rp 5,8 Triliun dititipkan kas negara sehingga tidak bisa diuthik-uthik agar bisa disalurkan langsung ke masyarakat. Rumah sakit (RS) yang belum melayani warga miskin (gakin) belum berhak mendapatkan sedangkan RS yang sudah mengobati gakin bisa mengajukan klaim dan uang langsung dikucurkan ke rekening rumah sakit,” ucapnya.
Namun dengan sistem asuransi anggaran Rp 5,8 Triliun dari APBN akan meluncur ke perusahaan asuransi nantinya perusahaan tersebut yang akan mengatur pengucurannya ke rumah sakit. Sistem asuransi juga tidak melindungi rakyat kecil tapi hanya mengurangi resiko orang yang sudah sehat. Karena, asuransi berdasarkan resiko sementara Jamkesmas berdasar hak rakyat.
“Kalau diubah menjadi asuransi kasihan rakyat kecil karena konsekuensinya harus ada iuran biaya. Tidak semua penyakit juga bisa tercaver, kalau dulu orang gila pun tercaver Jamkesmas,” tandas Siti.
Menurut Siti Fadilah, dengan sistem asuransi ada orang-orang yang mendapatkan untung dan komisi. Oleh karena itu, ia bersama DKR akan terus mengawal rakyat untuk mendapatkan hak-haknya di bidang kesehatan dan kemanusiaan. Karena selama ini rakyat sering dijadikan objek bukan subjek.
“Kesehatan merupakan nilai utama dari manusia paribasane kalau orang itu sehat nyangkul pun bisa makan. Kalau kesehatan dinomor kesekiankan maka akan celaka. Sangat mudah untuk melemahkan suatu bangsa cukup dengan melemahkan kesehatan warganya. Kalau kesehatannya terpuruk seseorang itu tidak akan punya kekuatan,” imbuhnya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16/11/2009 in Health economics

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: