RSS

TIPS MEETING/ RAPAT

01 Nov

Oleh: Widhihatmini, M.A.

Tujuan mempelajari tips meeting/ rapat:

  • Memahami fungsi listening
  • Teknik mendengar secara aktif
  • Mendengarkan secara aktif
  • Mengetahui kesalahan mendengar

Kunci utama dari meeting adalah “Keeping a meeting on track”.

Tiga (3) hal yang membuat rapat keluar dari topik:

  1. Topik yang tidak jelas, agenda tidak jelas
  2. Ketidaksepakatan waktu
  3. Ada subkelompok yang mempunyai fokus sendiri (ada orang-orang yang bicara sendiri)

Faktor manusia (pemimpin rapat) yang menyebabkan meeting berhasil:

  1. Reflecting: dapat menyampaikan masalah. Pemikir yang diferegen. Melihat peluang dari setiap persoalan.
  2. Connecting: dapat menghubungkan banyak ide-ide yang berbeda.
  3. Deciding: memutuskan sesuatu. Pemikir yang konvergen. Mampu mensistesiskan dari berbagai pilihan
  4. Doing: akomodator

Fungsi mendengar:

  • Memahami orang yang mengajak bicara
  • Mendorong orang yang bercerita yang dialami
  • Memperjelas percakapan (pendengar dan pembicara)
  • Mencegah kesipulan yang terburu-buru
  • Memberi kesempatan orang lain bercerita

Prinsip mendengar secara aktif:

  1. Penerimaan terhadap ornag lain
  2. Menghargai perasaan orang lain
  3. Toleransi terhadap “keanehan” orang lain.

Perilaku mendengar:

  • Kontak mata
  • Minat. Sikap tubuh, cara duduk, dll
  • Dorong lawan bicara untuk mendengar
  • Tanyakan kejelasan bila belum jelas
  • Jangan segan untuk menyanyakan hal yang detil
  • Ringkas, tidak bertele-tele
  • Tinggalkan asosiasi, opini, pandangan diri terhadap suatupendapat.
  • Kontrol emosi. Terkendali jika marah ataupun tertawa.
  • Jangan memburu-buru untuk suatu meeting harus selesai
  • Jeda jika diperlukan

Kesalahan dalam mendengar:

  1. Tidak perduli (acuh tak acuh)
  2. Gagal mengikuti orang lain bicara sampai selesai.
  3. Mulai bicara mengenai cerita anda sendiri.
  4. Kehilangan pikiran sejenak
  5. Beraksi secara impulsif
  6. Memberikan nasehat sangat awal
  7. Memberikan penilaian terhadap orang lain. Seperti: anda itu tidka berpikir panjang, anda kurang cerdas, dll
  8. Ekspresi asumsi-asumsi

Hal-hal lain yang sering kita tidak sadari adalah gerakan-gerakan non verbal. Seperti kaki dan tangan yang selalu bergerak-gerak. Memegang-megang bolpen,d ll. Yang penting jika hendak menggerakkan tangan pun sebaiknya yang mendukung verbal.

Selamat meeting..!!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 01/11/2009 in Kuliah

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: