RSS

Pencegahan, Emergency Response dan Mitigasi Flu H1N1

03 Okt

EMIL AGUSTIONO

70% penyakit berasal dari zoonosis. HIV dan AIDS juga, karena berasal dari mamalia. mayoritas berasal dari Asia. suatu saat kalo ada pandemi lagi, mungkin epicentrumnya adalah di Asia.

Virus A baru h1n1 ini berasal dari gabungan bebagai strain virus. episentrumnya di meksiko. justru yang kena pertama sebenarnya adalah orang asia. suatu pandemik ini biasanya tidak disebabkan 1 agent, tapi multi, dan diatasi juga oleh multidepartment, dan multi sektor. Sektor kesehatan sebagai penjuru.

Fenomena H1N1 juga merupakan fenomena gunung es. Yang terlihat hanya tip of the iceberg, tapi sebenarnya banyak yang tidak terlihat. Untuk unggas sudah sangat banyak yang tertular A1. Bahkan ada juga orang yang terkena 2 jenis strain sekaligus.

Faktor penentu pandemi : klekebalan pada orang belum ada. perkembang biakan pada mamalia itu cepat.

Definisi pandemik oleh WHO masih perlu dikaji lagi. Karena pembagian wilayahnya yang masih dirasa kurang pas. Penentuan fase 5 dan 6 sejajar karena yaitu pandemic. Fase 5 belum lebih dari 2 regional WHO, tapi sudah meluas juga.. sedangkan fase 6 sudah pandemik. Sebagai contoh Singapura masuk dalam West, sedangkan Indonesia masuk South East. Apakah lalu dianggap pandemi jika terjadi hanya di Singapura dan Riau? Apakah tidak sebaiknya menggunakan regional zona politik?

Dampak pandemi h1n1

· Aspek Epidemiologis – sifat sifat penyakit (epidemik, endemik, pandemik)

· Aspek Virologis ,Serologis – Virus terus bergerak menjadikan vaksin begitu mahal

· Aspek Kependudukan – Mobilitas penduduk, percepatan penularan pada populasi.

· Aspek kesehatan masyarakat : kerugian jiwa, produktivitas menurun

· Aspek Analisis kebijakan kesehatan – apakah kebijakan tepat, apakah informasi tepat?, karena 70% informasi mengenai H5N1 pada waktu yang lalu tidak dapat memberikan informasi kunci pada masyarkat. Padahal telah dikeluarkan 5 tirliun rupiah.

· Aspek logistik dan gizi komunitas

· Aspek linkungan

· Aspek pembiayaan – Berapa dana yang telah dikeluarkan untuk pandemi? Dan bagaimana hasilnya?.

Kerangka respons

Komunikasi risiko sebagai fondasi, dan pilar2nya adalah dukungan surveilans, lab, respons medis dan KM, karantina, pengawasan mobilitas, pembatasan kegiatan sosial perspektif untuk surveilans dan pengambilan kebijakan untuk pandemik berbeda dengan endemik. assessment ke deteriorating

Permasalahan:

1. Haji VS Vaksin Flu Musiman

Ke depan ada masalah besar : yaitu cara pengiriman jemaah haji Indonesia. Karena diperlukan banyak vaksin sebagai syarat keberangkatan haji. Dan belum diketahui seberapa cocok vaksin yang digunakan jika harus import.

2. Tantangan

Kesiapsiagaan dimulai dari komitmen daerah, regulasi,

3. Sistem informasi

Diperlukan sistem informasi yang terintegrasi dalam pemecahan masalah epidemiologi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 03/10/2009 in Kuliah

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: