RSS

ADVOKASI SIDOARJO

31 Agu

Tidak disangka-sangka.. ternyata Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur memegang peranan penting dalam hal advokasi ini. Yang biasanya kami langsung membuat janji dengan Dinas kabupaten terkait, namun kali ini kami harus melewati Dinas kesehatan Propinsi, yang kemudian semuanya diatur oleh mereka.

Pukul 7.30 kami sudah sampai di Dinas Propinsi untuk menemui Pak Yahya jika bisa lebih awal karena kedatangan Bu Trisa dan Pak Donald pukul 8.20 di bandara. Ternyata ada Pak Hakky yang sudah di jalan langsung menuju Juanda. Akhirnya kami pun langsung ke sana, dengan was-was karena takut nyasar. Setelah menjemput di bandara kami langsung menuju Sidoarjo. Dengan melewati jalan tol, terasa sangat lancar dan dekat.

Disambut oleh Kepala Dinas kesehatan Sidoarjo, Pak Donald memulai presentasinya di awal. Yang kemudian Mas Aris dan saya. Sangat kebetulan sekali, karena sebenarnya Dinkes tidak siap karena belum ada penjadwalan sehingga Kepala Puskesmasnya belum ada. Namun dengan sangat kebetulan, ada acara perrtemuan dengan kepala Puskesmas dengan kita. Sehingga ketika kami presentasi, kepala puskesmas ikut menghadiri acara ini. Puskesmas yang dijadikan sampel untuk field test ini adalah, Puskesmas Sidoarjo dan Puskesmas Wonoayu. Lumayan jadi ramai acaranya. Beberapa masukan dari pertemuan itu adalah:

  1. Diharapkan fasilitator dari fasilitas juga diberi instrumen dan manual sehingga dapat dipelajari dan juga mengerti apa maksud dari instrumen
  2. Bukan cakupan jumlah penduduk wilayah kerja, namun yang lebih penting dan benar rasanya adalah jumlah cakupan yang sesungguhnya. Dan catatan pasiennya pun ada. Sehingga tidak bias. –> tapi akan sulit menentukan luas daerah wilayah cakupannya.. betul?

Setelah itu, bersama ibu Ui dari Dinas Propinsi (karena pak Hakky ada acara yang lain), kami langsung meluncur ke Rumah Sakit Sidoarjo. Jika biasanya kami harus langsung fax ke Rumah sakit, kali ini mereka agak sedikit kebingungan kenapa fax tidak melalui Dinkes?. Kali ini Rumah Sakit ternyata juga belum siap. Kepala TU, Ibu Susi sempat menelepon Mbak Dini untuk konfirmasi mengenai kedatangan kami. Beberapa kali Ibu Trisa terpaksa menjelaskan beberapa kali mengenai maksud dan tujuan kedatangan kami karena ternyata kita menjelaskan kepada orang yang belum tepat mereka rasa. Yang akhirnya dr. Syaf muncul. Rumah Sakit ini sangat menyambut baik dan kooperatif. Sampai hal apapun akan diberikan asal ada surat yang jelas.

Setelah itu, kami berdiskusi sebentar bersama tim Depkes dan selanjutnya kembali ke tujuan masing-masing. Perjalanan pulang ke Jogjakarta, terasa begitu melegakan karena sempat terpikir orang Jawa Timur akan memberikan pertanyaan dan pernyataan yang lebih tajam dan mengiris. Ini sedikit memberi pelajaran padaku untuk melihat seseorang dari dalam, bukan dari luar.

Terima kasih untuk seluruh perangkat Kesehatan Jawa Timur dan Sidoarjo yang telah menyambut dan mendampingi kami selama advokasi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 31/08/2009 in Costing Study

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: