RSS

ASURANSI MUBAROKAH PERTANYAKAN PENCAIRAN DANA JAMKESDA

05 Agu

Bernas Jogja – 3 Agustus 2009

KLATEN – Meski telah ditetapkan sebagai pemenang lelang Program Asuransi Pendampingan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) 2009 Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten tidak membuat PT Asuransi Syariah Mubarokah bisa tenang. Nyatanya, setelah program tersebut berjalan 3 bulan, PT Asuransi Syariah Mubarokah masih dihadapkan masalah pencairan dana.

Pimpinan Cabang PT Asuransi Syariah Mubarokah Solo, Sudarno menjelaskan akibat tidak lancarnya pencairan anggaran Jamkesda 2009, pihaknya dibuat kebingungan karena program telah berjalan dan pihak rumah sakit rujukan tidak mempersulit perawatan kesehatan peserta jamkesda.

“Pada saat aanwijzing (penjelasan) kemarin proses pencairan anggaran disebutkan 2 kali. Tapi setelah program berjalan kok menjadi 3 tahapan. Kalau pencairan anggarannya molor terus, income kami ikut terpengaruh, “ katanya, Senin (3/8).

disebutkan, pada aanwijzing kemarin pencairan anggaran akan dilakukan 2 tahapan dengan komposisi tahap pertama Rp 4 M, dan tahap kedua Rp 3,5M. Namun sekarang pencairan anggaran menjadi 3 tahapan dengan komposisi tahap pertama Rp 4 M yang telah dicairkan beberapa waktu lalu. tahap kedua Rp 2M yang seharusnya dibayarkan bulan Juli dan tahap ketiga Rp 1,5M seharusnya dibayar bulan September.

Namun kenyataannya, hingga saat ini anggaran tahap kedua Rp 2,5M belum juga cair.

“Harapan kami anggaran tahap kedua bisa cair pertengahan bulan Agustus ini. Sebab kalau tidak, kami juga yang pusing. Padahal kami tidak henti-hentinya menanyakan masalah cairnya anggaran ini kepada dinas kesehatan,” ujar Sudarno singkat. Secara keseluruhan, program Jamkesda 2009 yang diluncurkan untuk memihaki warga miskin dalam mendapatkan pelayanan kesehatan telah berjalan lancar. Hal itu ditandai dengan diterimanya peserta Jamkesda 2009 berobat di rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk.

Hingga kemarin kata dia, masih ada2 rumah sakit rujukan yakni RSJD (Rumah Sakit Jiwa Daerah) Dr. Soedjarwadi Wedi dan RSUP Dr Sardjito Yogyakarta belum menandatangani MoU dengan PT Asuransi Syariah Mubarokah. Meski demikian peserta Jamkesda 2009 tetap mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Seperti pernah diberitakan Pemkab Klaten melalui Dinas kesehatan setempat pada anggaran 2009 telah mengalokasikan dananya sebesar Rp 8 Miliar untuk meluncurkan program Jamkesda 2009.

Dana tersebut dipergunakan untuk memihaki 40 ribu peserta dengan alokasi waktu selama 10 bulan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 05/08/2009 in Health economics

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: