RSS

KEBIJAKAN PEMBANGUNAN BIDANG KESEHATAN DI PROVINSI DIY

24 Jul

Sarasehan Perumusan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

09.00, Rabu, 22 Juli 2009 – Gedung Pracimasono Komplek Kepatihan,

Yogyakarta-

Oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra.

Dalam membangun kualitas sumber daya manusia dipengaruhi oleh banyak hal, antara lain: Pekerjaan, pendapatan, pola konsumsi, status gizi, Sarana perumahan, kesehatan dan kualitas pendidikan

.

image

Dimensi kualitas sumber daya manusia: Umur panjang dan sehat, Pengetahuan, Kehidupan yang layak.

Indikator kualitas sumber daya manusia: Angka harapan hidup pada saat lahir, Angka melek huruf, Rata-rata lama sekolah, Pengeluaran per kapita riil.

Indek dimensi kualitas sumber daya manusia: Indek harapan hidup, Indek pendidikan, Indek pendapatan.

Strategi pembangunan daerah untuk mewujudkan misi dapat dilakukan dengan Penguatan kapasitas Pemda dan Pembangunan sektoral secara bersama-sama. Secara ringkas,  bahwa dalam capacity building terdiri dari sistem, kelembagaan dan individu

image

Pada saat ini yang diperlukan bangsa Indonesia adalah afirmatif policy – Diskriminasi positif-, yakni perlu diperhatikannya orang miskin dan daerah-daerah terpencil. Namun tetap perlu diperhatikan bahwa masyarkat tidak hana diajadikan sebagai objek dalam pembangunan tapi juga dijadikan subjek/ pelaku –ikut serta- sehingga tetap mempunyai rasa memiliki dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan.

Diperlukannya dikotomi tersebut di atas karena pada saat ini masih banyak hak dasar masyarakat miskin yang belum terpenuh diantaranya, keuckupan pangan, akses dan mutu pelayanan kesehatan dan  pendidikan, kesempatan kerja dan berusaha, kondisi lingkungan dan air bersih, rasa aman, perumahan dan sanitasi. Hal tersebut merupakan kebutuhan pokok manusia dasar. Maka dari itu dibutuhkan prinsip penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang bersifat komprehensif –tidak dapat berdiri sendiri dalam penyelenggaraanya, contoh: gedung, sdm, pembiayaan, dll- , sesuai kebutuhan medis, berbasis manage care dan portabilitas pelayanan kesehatan (masyarakat miskin dapat berobat dimana saja di Indonesia).

Sebagai tambahan, dalam pengambilan kebijakan politik oleh Kepala daerah. Kebijakan strategik oleh Sekda. kebijakan operasional oleh pejabat teknokrat (Bappeda). kebijakan teknis oleh Dinkes. Yang menjadi pertanyaan berikutnya, kebijakan apa yang musti diambil?

Kebijakan-kebijakan yang perlu diambil dalam hal ini adalah: Peningkatan upaya kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan swasta, peningkatan sumberdaya kesehatan, Pengembangan sistem jaminan kesehatan, pemantapan kerjasama lintas sektor, peningkatan kebijakan dan manajemen kesehatan. Sedangkan program-program yang musti dilaksanakan, Promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, lingkungan sehat, upaya kesehatan masyarakat, upaya kesehatan perorangan, pencegahan dan pemberantasan penyakit, perbaikan gizi masyarakat, sumber daya kesehatan, obat dan perbekalan kesehatan, pengawasan obat dan makanan, pengembangan obat asli indonesia, penelitian dan pengembangan kesehatan.

Sebelum ditutup, ada pesan bahwa dalam pekerjaan ini ada tugas yang bersifat penting namun juga ada yang bersifat urgent. Dalam mengerjakan, kita harus menghindari pekerjaan yang penting dan urgent. Kenapa begitu? karena dengan kita mengerjakan hal yang penting dan urgent, hasil yang diperoleh tidak maksimal, karena dikerjakan dengen tergesa-gesa. Sedangkan jika kita terus berusaha mengerjakan hal-hal yang dirasa penting sejak awal, maka pada saat dateline, hasilnya dapat sesuai dengan harapan dan maksimal.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24/07/2009 in Health economics

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: