RSS

GTZ 30 JUNI – 1 JULI 2009

01 Jul

Betul-betul hari yang cukup padat dan melelahkan, Pak Steph, David, Alex dan saya bersama-sama menyusun daftar aset puskesmas. Kami berusaha mengelompokkan dari 400an daftar item menjadi 180an item. Dan di akhir dari tanggal 30 Juni, kembali muncul ide David mengenai exit survey. Namun akhirnya kita akan memutuskannya secara bersama melalui telekonference sekitar tanggal 8-9 Juli 2009 dari berbagai belahan negara di dunia (USA, UK, Bangladesh, Jakarta, Jogjakarta dan lain-lain).

Tanggal 1 Juli 2009, kami bertemu dengan Pak Hendri dari P2JK, kami kembali membahas mengenai instrumen Puskesmas untuk nantinya dijadikan sebagai model, banyak masukan dari beliau. Terutama yang sangat menarik adalah penggunaan pareto principle untuk indexing obat. Sebagai contoh:

Daftar seluruh obat Quantity
ussage
Price Q x P 40 daftar obat Top 20
Amoxi Top 20 District prices Value 20 daftar obat Top 20 rank daftar obat
Paracet Q ussage Top 20
(Expensive)
Value 20 daftar obat  
Cipro          
Ambroxol          

 

Maka dari Top 20 dilakukan indexing untuk tiap daerah. Secara teknis, yang mengumpulkan data di distrik, adalah data kolektor, sedangkan analisis data dilakukan oleh nasional data manajer.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 01/07/2009 in Costing Study

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: