RSS

MEET ACTUARY

26 Jun

Pukul 10.30 kami (Frans, Alex, Pak Steph, Hafidz) sudah tiba di lantai 6 Ritz Carlton untuk menemui Haris Eko Santoso, FSAI (Chief of Actuary), Robert Arthur Wannee, FLMI (Senior Partner) dan rekannya (lupa siapa?hehehe). Setelah menunggu di lounge sekitar 15 menit, akhirnya mereka datang. Frans memaparkan apa yang sedang kami lakukan (costing study). Mereka menanyakan mengenai metode studi ini, lebih banyak kuantitatif? atau kualitatif? karena mereka menyarankan untuk meminimalisir data kualitatif, karena dibutuhkan sistem untuk verifikasi. Mereka juga menyarankan untuk menggunakan jasa telkom untuk data entri, karena hampir di seluruh penjuru Indonesia terdapat jaringan telkom. Apalagi, mereka sudah menyiapkan ruangan, komputer dan internet tentunya. Karena jika menggunakan flash disk, ditakutkan akan terjadi layaknya pemilu legislatif kita kemarin. Tapi menurut pendapat saya, itu terjadi karena format yang kurang fix. Andaikata kita membuatnya fix, maka hal itu nggak akan terjadi. Anyway, we can discuss it later. Karena ada isu mengenai papperless, di mana dana untuk pengiriman logistik hardcopy dibanding dengan memberi mereka laptop sederhana. Masukan lain dari tim aktuaris  adalah diharapkan instrumen harus memiliki pengantar yang jelas dengan maksud dan tujuannya, kontribusi dari studi bahkan jika dimungkinkan rewardnya. Sehingga mereka juga merasa memiliki studi ini. Instrumen harus jelas dan sederhana. Karena waktu yang sangat singkat, kita harus berpisah pada pukul 12.30 dan kami mengirim model, manual dan metode fase 1. Dan pada kesimpulannya, mereka sangat tertarik untuk menjadi verifikatur tim nasional.

Sedangkan hari ini saya dan Alex masih mengembangkan instrumen rumah sakit, saya membuat daftar tenaga kerja menurut RL 5, dan sebagai tambahan saya juga sudah membuat daftar equipment rumah sakit yang sudah berusaha kami rangkum (menghilangkan consumable equipment).

Malamnya kami berdua pergi ke Pecenongan untuk makan seafood… wah lezatnya. Apalagi untuk makanan pembuka puasa. Meskipun Alex lebih menyukai makan di Jimbaran.Open-mouthed

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26/06/2009 in Costing Study

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: