Oleh: Suzanne Blogg
Monitoring
Monitoring adalah proses rutin pengumpulan data dan pengukuran kemajuan atas objektif program./ Memantau perubahan, yang focus pada proses dan keluaran
- Monitoring melibatkan perhitungan atas apa yang kita lakukan
- Monitoring melibatkan pengamatan atas kualitas dari layanan yang kita berian
Evaluasi
Evaluasi adalah penggunaan metode penelitian social untuk secara sistematis menginvestigasi efektifitas program. /Menilai kontribusi program terhadap perubahan (Goal/objektif) dan menilai kebutuhan perbaikan, kelanjutan atau perluasan program (rekomendasi)
- Evaluasi memerlukan desain studi/penelitian
- Evaluasi terkadang membutuhkan kelompok kontorl atau kelompok kpembanding
- Evaluasi melibatkan pengukuran seiring dengan berjalannya waktu
- Evaluasi melibatkan studi/penelitian khusus
Perbedaan dan Persamaan Monitoring dan Evaluasi

Kaitan antara Monitoring dan Evaluasi adalah evaluasi memerlukan hasil dari monitoring dan digunakan untuk kontribusi program
Monitoring bersifat spesifik program. Sedangkan Evaluasi tidak hanya dipengaruhi oleh program itu sendiri, melainkan varibel-varibel dari luar. Tujuan dari Evaluasi adalah evalausi efektifitas dan cost effectiveness.
Ilustrasi Input, Output, Outcome dan Impact
Inputs, Process dan output merupakan suatu monitoring. Dalam menentukan Input, process dan Output sangat tergantung dari program, sehingga dapat berpindah-pindah.
Outcomes dan Impact merupakan suatu evaluasi
Contoh Pertanyaan Penelitian Monitoring dan Evaluasi
- Berapa persentase populasi target yang menggunakan kondom dengan mitra non-reguler? (Outcome)
- Apakah pengetahuan yang teapat mengenai transmisi HIV/IMS meningkat di populasi target? (Output)
- Berapa banyak kondom yang telah didistribusikan selama 6 bulan terakhir? (Output)
- Apakah populasi target semakin sering mengunjungi klinik IMS di area target? (Output)
- Apakah struktur social semakin kuat untuk mendukung ODHA? (Impact)
- Apakah tingkat IMS menurun di populasi target? (Outcome)
- Apakah rujukan ke tempat-tempat VCT meningkat? (Output)
- Seberapa besar dukungan lingkungankebijakan institusi terkait usaha pencegahan HIV? (Input)
- Seberapa terlatih dan siapkah para pendidik sebaya? (Output)
- Seberapa tinggikah tingkat kesesuaian media kampanye untuk populasi target terkait? (Output)
- Apakah prevalensi HIV menurun? (Dampak)
- Seberapa banyak anggota staf yang tersedia untuk melakukanpekerjaan ini? (Masukan)

diana
08/04/2011 at 1:41 pm
trim’s infonya
Hafidz
08/04/2011 at 2:13 pm
Terimkasih atas kunjungannya
daratarie (@daratarie)
25/04/2013 at 8:02 am
terima kasih atas ilmunya ya hafidz..
Hafidz
26/04/2013 at 7:31 am
you are most welcome
Ervina Sari
24/05/2011 at 11:30 am
Thanx atas ilmunya,
Mengenai kebutuhan/permintaan obat apakah perlu kita monitor khususnya untuk IMS?
Hafidz
24/05/2011 at 4:57 pm
Kalau menurut saya perlu, karena dari data monitoring tersebut kita bisa melihat bagaimana insidensi IMS, trend, resistensi, dll.
Sempat kami coba juga untuk evaluasi masalah obat HIV di Jogjakarta. tapi susahnya minta ampun dapat datanya. apalagi IMS yang bisa berbeda-beda setiap orang obatnya.
Tetap semangat..!!
sukmawatidm
22/06/2011 at 12:22 pm
menarik..q sering membaca dan mempergunakan kata monitoring dan evaluasi sebagai satu paket tapi g terlalu detail bedanya kecuali bahwa monitoring terus menerus sedang evaluasi tidak , jadi terimakasih ilmunya
Hafidz
22/06/2011 at 1:08 pm
Terimkasih atas kunjungan.. semoga bermanfaat…
Sadaruddin
17/08/2011 at 9:52 pm
ok, sangat menarik apalagi saya masih baru sebagai MONEV ut program pengendalian HIV AIDS di Kota Baubau Prov Sultra, walaupun sdh ada buku panduan tetapi sebagai tambahan referensi sangat bermanfaat, trims
Hafidz
18/08/2011 at 8:59 am
Terimkasih atas kunjugnannya. semoga bermanfaat.
rakamateur
25/10/2011 at 9:29 am
keren, semoga bermanfaat!!! cheers
Hafidz
25/10/2011 at 9:40 am
Terimkasih atas kunjungannya, semoga selalu bermanfaat
joao bosco
27/12/2011 at 12:49 pm
Apakah dalam pembuatan laporan monitoring harus menggunakan metodologi seperti yang lazim digunakan dalam penelitian?
Hafidz
27/12/2011 at 12:57 pm
Sebenarnya kalau monitoring sifatnya hanya untuk melihat perkembangan. Sehingga tidak memerlukan analisis mendalam.
nanti kalau pas evaluasi baru deh… perlu di analisis dan di bahas secara mendalam melalui metodologi penelitian yang baik. imho
thanks atas kunjungannya
Rana
02/04/2012 at 12:28 pm
evaluasi monitoring sendiri definisinya ap?
Hafidz
02/04/2012 at 5:10 pm
wah pertanyaan yang cukup menarik. Saya juga baru dengar tuh.. jadi maksud nya mengevaluasi kegiatan monitoring. Begitu? saya rasa itu pekerjaan itu seperti mengevaluasi indikator-indikator yang digunakan untuk monitoring.
Sorry… belum bisa jawab.
Natalisto Pereira
05/04/2012 at 6:53 am
pak,,,,nama saya Natalisto Pereira, saya mau bertanya mengenai monitoring dan evaluasi,,,,bagaimana cara untuk melakukan monitoring dan evaluasi yang baik dalam suatu program kerja…..pa2 tolong kirim pendapat bapak lewat e-mail saya, nito.bryan2012@gmail.com.
Hafidz
06/04/2012 at 6:35 am
Terimakasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Sebenarnya singkat saja, dalam pengalaman saya melakukan monitoring dan evaluasi, yang paling terpenting adalah memang sesuai teori SMART:
· S = Specific
· M = Measurable
· A = Achievable
· R = Relevant
· T = Time-bound
Intinya, harus sesuai dengan apa yang menjadi target pada bagian input, proses, output dan outcome.
Dan pada awalnya, jangan muluk-muluk.. dari data yang apa adanya dulu aja.. jangan buat kerjaan baru..
semoga bermanfaat.
tini suminarti
24/04/2012 at 9:27 pm
Pak, apakah untuk evaluasi kita sebaiknya punya kemampuan dalam statistik dan selalu ditampilkan dalam bentuk grafik hasil yang di dapat. kalau tidak bisa statistikapakah ada cara lain
?
Hafidz
27/04/2012 at 10:04 am
sebenarnya nggak perlu mbyangin kalau statistik itu harus yang ribet-ribet. Analisis deskriptif sederhana saja sudah cukup sebenarnya. Kan statistik itu cuma alat dan tampilan grafik agar lebih mudah dibaca saja. tapi yang lebih penting bagaimana menerjemahkannya dan menjadikannya sebagai kebijakan untuk perbaikan ke depan.
SEtuju nggak?
bowo
21/05/2012 at 8:14 am
mas mohon ijin memakai blognya buat literatur boleh?
Hafidz
21/05/2012 at 8:42 am
oh ya boleh sekali. tapi kalau kalau ada yang lebih detail sumber nya juga jangan lupa disebutin juga.
Terimakasih atas kunjungannya
bowo
22/05/2012 at 7:33 am
makasih mas
Plasido
23/05/2012 at 3:18 pm
makasih atas ilmunya
Hafidz
23/05/2012 at 5:50 pm
sama-sama.. semoga selalu bermanfaat
rosariana
06/06/2012 at 5:30 pm
tahu nggak maksud dari tipe evaluasi ini Total Evaluation
Partial Evaluation
Time related Evaluation
Eye wash Evaluation
Whitewash Evaluation
Submerged Evaluation
Concurrent evaluation
Terminal evaluation
Pre-evaluation
Internal evaluation
External evaluation
Hafidz
09/06/2012 at 7:55 am
Maaf baru balas, saya kemarin konsulkan dulu ke ahli monev.. namanya mas kharisma dari Asia Foundation. Berikut jawaban dari beliau:
Total Evaluation: evalusi keseluruhan program dan lembaga, jadi bulan hanya proyeknya, tapi lembaganya juga
Partial Evaluation: hanya komponen tertentu dari suatu program, misalnya dalam program HIV, hanya VCT-nya aja yg dievaluasi
Time related Evaluation: yg ini aku nebak2 aja: evaluasi yg mengandalkan perbedaan dari sisi waktu, longitudinal, trend dll
Eye wash Evaluation: evaluasi nyari yg bagus aja
Whitewash Evaluation: nutupin yg jelek (evaluasi untuk bersih2)
Submerged Evaluation: menghilangkan yg bagus
Concurrent evaluation: evaluasi bersamaan dengan kegiatan evaluasi lain
Terminal evaluation=final evaluation, diakhir program
Pre-evaluation : evaluasi/ studi awal yang digunakan untuk menentukan ekspektasi stakeholder, establishing evaluation setting, membuat TOR, juga disebut sebagai Evaluability ASsessment
Internal evaluation : evalauasi yang dilakukan oleh pihak internal (self-evaluation)
External evaluation : evaluasi yang dilakukan oleh pihak eksternal
ada website untuk glossary evaluation
semoga bermanfaat.
fadeel
19/09/2012 at 9:46 am
Selamat pagi
Mas saya mau tanya, apakah pengawasan itu sama dengan monitoring?
Setidaknya apakah keduanya ‘bisa dibilang sama’???
Hafidz
21/09/2012 at 11:02 pm
Kalau menurut saya sih sama aja..
Tapi nggak biasa bilang.. pengawasan dan evaluasi.. hehehe
windi santi wijayanti
23/11/2012 at 12:24 pm
sumber buku nya apa ?
Hafidz
24/11/2012 at 5:46 pm
Mohon maaf, ketika itu saya hanya mencatat dari training. dan tidak menanyakan sumberya.
Benar juga ya.. mungkin lain kali saya akan menanyakan sumberya lebih jelas.
Sang Faisol
25/11/2012 at 6:57 am
kalo keterusan bosen, bisa ndak sekali-kali kirim ke email saya sang.faisol@yahoo.com
kadang mencari alamat anda sekali ketemu, lain lagi susah lagi
Sang Faisol
25/11/2012 at 7:32 am
saya kira wajar dan masih bisa saya pake tuk referensi, so. banyak yang harapkan, beberapa konsep tentang monev mohon diemailkan ke alamat saya yi :
sang.faisol@yahoo.com
Hafidz
03/12/2012 at 5:15 am
Baik, sudah saya kirimkan lewat email bahan pelatihan ketika dulu monev HIV/AIDS, semoga bermanfaat.
sitihotna
01/03/2013 at 3:41 pm
saya tertarik sekali dengan monev ini,tapi rencana mau saya implementasikan pada pelayanan keperawatan.mohon saya minta diemailkan tentang monev ini apa bisa dilakukan untuk monev penggunaan SOP.saya mohon sekali lagi kirim keemail saya sitihotna@gmail.com.trmksh bnyk atas bantuannya,kutunggu ya.
Hafidz
07/03/2013 at 5:42 pm
Sebenarnya saya agak bingung apa yang harus saya email. Karena informasi yang saya miliki telah saya letakkan di blog.
Yah saya rasa tentu saja bias untuk mengevaluasi penggunaan SOP di rumah sakit. yang jelas perlu disepakati oleh seluruh stakeholder terkait mengenai indicator input, proses, ouput dan outcome dari penggunaan SOP tersebut.
teriamkasih telah mengunjungi blog saya
sitihotna
08/03/2013 at 3:02 pm
terimakasih atas kirimannya.
althaf
19/03/2013 at 10:26 am
mas, butuh bantuan nih, bisa gak kasih contoh cara monitoring dan evaluasi dengan variabel yang dihitung. Bagaimana suatu kegiatan yang di evaluasi itu dikatakan berhasil atau tidak?. Bisa dibantu ya mas. makasih
Hafidz
19/03/2013 at 5:24 pm
maaf mas, saya agak bingung dengan pertanyaannya. maksudnya variable nya dalam bentuk continues? yah bias saja. sebagai contoh berapa kali kegiatan dilakukan, berapa pembiayaan untuk kegiatan tersebut, berapa orang yang terlibat. dll
kalau dikatakan berhasil atau tidak jelas kita membandingkannya dengan target atau standar yang telah ditetapkan sebelumnya.
semoga membantu